MISI

MISI

Terdapat 2 (dua) strategi pokok (grand strategy) yang ditempuh sebagai pengejawantahan visi dan misi yang ditetapkan, yaitu :

  1. Penataan kembali manajemen pemerintahan desa yang dinamis, untuk mengoptimalkan kinerja perangkat desa serta penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, kompeten dan proporsional dengan semangat kebersamaan berdasarkan jiwa dan nilai konsensus dasar untuk tetap tegaknya NKRI, tetap berkembangnya pluralitas dan keberagaman dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika. Strategi ini dimaksudkan untuk mengembangkan sistem sosial politik yang tangguh sehingga sistem kelembagaan yang terbangun tahan menghadapi berbagai guncangan sebagai suatu sistem sosial politik yang berkelanjutan. Atas dasar hal tersebut, maka dikembangkan sistem peningkatan kapasitas dan kemampuan masyarakat yang merupakan bagian penting dari strategi pembangunan kedua.

Strategi pertama ini merupakan penjabaran dari misi-misi sebagai berikut :

  1. Menciptakan pemerintahan yang baik ( good goverment). berdasarkan demokratisasi, transparansi dan penegakan hukum.
  2. Pembangunan moral spiritual melalui bidang agama dan budaya.
  3. Meningkatkan stabilitas keamanan dan ketertiban.
  4. Pengembangan peran serta masyarakat dan dunia usaha dalam pembangunan perumahan dan pemukiman.
  5. Meningkatkan pengendalian dan pengawasan pengelolaan lngkungan alam, tanah dan air.
  6. Peningkatan kualitas lingkungan pemukiman. Strategi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pemukiman yang bersih, sehat, mantap, indah dan berkelanjutan.
  1. Pembangunan desa yang dinamis untuk membangun Desa Kuwaron di segala bidang yang merupakan perwujudan amanat yang tertera dalam UUD 1945 terutama pemenuhan hak dasar rakyat dan penciptaan landasan daerah yang kokoh.

Pemenuhan hak dasar rakyat meliputi : hak memperoleh kecukupan pangan, kesehatan, pendidikan, perumahan, rasa aman dan kesempatan kerja.

Strategi yang kedua  merupakan penjabaran dari visi-misi berikut :

  1. Peningkatan produksi
  2. Peningkatan pemanfaatan sumber daya desa.
  3. Peningkatan peran koperasi dan kelompok tani.
  4. Pelestarian kualitas sumber daya alam.
  5. Peningkatan sarana prasarana
  6. Peningkatan ketelibatan masyarakat dalam pembangunan.
  7. Peningkatan PADesa.
  8. Pengembangan dunia pendidikan.
  9. Pengembangan sistem informasi sesuai dengan perkembangan.

Dua grand strategy diatas kemudian dijabarkan menjadi strategi-strategi khusus pembangunan, sebagai berikut :

  1. Grand strategy yang pertama, yakni “Penataan kembali manajemen Pemerintah Desa” dijabarkan menjadi strategi-strategi khusus pembangunan sebagai berikut :
    1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur pemerintah, agar kinerjanya dapat profesional, jujur, mampu memimpin dan memecahkan permasalahan ekonomi, sosial dan memberikan perhatian serta pelayanan yang terbaik kepada masyarakat sehingga tercipta pemerintahan yang bersih dan berwibawa.
    2. Meningkatkan peran serta masyarakat di dalam pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan, untuk menjamin agar program pembangunan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan yang paling diperlukan masyarakat.
  2. Grand strategy yang kedua, yakni “Pembangunan desa yang dinamis untuk membangun Desa Kuwaron” dijabarkan ke dalam strategi-strategi khusus sebagai berikut :
  3. Peningkatan pembangunan perekonomian desa melalui peningkatan produk unggulan, peningkatan kualitas tenaga kerja, peningkatan daya saing, pengembangan jaring distribusi pemasaran produk unggulan desa.
  4. Mengoptimalkan potensi wilayah dengan prioritas : pertanian, tanaman pangan, dan peternakan.
  5. Peningkatan dunia usaha melalui Usaha Kecil Menegah (UKM)
  6. Meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan dan kesehatan sesuai dengan kemampuan keuangan desa dan biaya yang terjangkau.
  7. Menggali berbagai potensi sumber pendanaan untuk membiayai program pembangunan di Desa Kuwaron terutama infrastruktur jalan, jembatan, sarana irigasi, sarana perdagangan, pendidikan dan kesehatan serta sarana pemerintahan.
  8. Pengembangan dan pengendalian penggunaan kawasan pertanian.
  9. Koordinasi dan kerjasama antar desa di sekitar Desa Kuwaron.
  10. Pengembangan wilayah perbatasan desa.

PRIORITAS DESA

Mengingat terbatasnya sumberdaya anggaran yang dimiliki oleh pemerintah desa tidaklah mungkin seluruh bidang/fungsi diberi porsi anggaran dan perhatian yang sama. Oleh Karena itu, perlu adanya skala prioritas. Berdasarkan permasalahan, situasi dan kondisi masyarakat Desa Kuwaron, maka pada tahun 2017 prioritas pembangunan diarahkan   untuk meningkatkan hal-hal sebagai berikut :

  1. Meningkatkan kualitas infrastruktur sosial ekonomi masyarakat, khususnya jalan dan jembatan.
  2. Peningkatan kualitas pendidikan masyarakat sebagai sumber daya pembangunan masa depan, khususya dalam mencegah semakin membesarnya jumlah siswa yang putus sekolah, membantu biaya operasional di masing-masing lembaga pendidikan yang ada di Desa.
  3. Peningkatan kualitas kesehatan masyarakat untuk meningkatkan produktifitas kerja, melalui peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.
  4. Menumbuhkan perekonomian desa untuk meningkatkan kesempatan kerja dan menanggulangi kemiskinan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui pembangunan pertanian, koperasi dan usaha kecil menengah.